Atasi Stunting, TP PKK Provinsi Lampung dan BKKBN Lampung Kunjungi Pesawaran

Seperti kita ketahui bersama, persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional, dimana Kabupaten Pesawaran juga menjadi salah satu Kabupaten prioritas lokus stunting sejak tahun 2020. Tingkat prevalensi stunting yang tinggi perlu segera diatasi bersama, baik Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, Desa serta seluruh elemen masyarakat harus bersinergi dan bersatu dalam upaya penanggulangan stunting. hal tersebut yang mendasari kunjungan kerja TP PKK Provinsi Lampung, Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dan Jajaran OPD di Lingkungan Pemprov Lampung  di Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, 08 November 2022.

Bupati Kabupaten Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K, S.T., M.Tr.I.P. diwakili Sekretaris Daerah, Wildan, S.E., M.M. mengatakan bahwa kasus stunting di Kabupaten Pesawaran terus mengalami penurunan. Hal ini dapat di lihat dari perkembangan Prevalensi stunting dari tahun ketahun, yaitu Tahun 2017 sebesar 35,20%; Tahun 2018: 27,49%; Tahun 2019: 13,14%; Tahun 2020: 4,30%; Tahun 2021: 17,60%; dan Tahun 2022: 3,50%.  Semua itu tidak lain adalah berkat upaya dan kerja keras bersama, 256 Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan 768 Kader TPK, yang terdiri dari Bidan, Tim Penggerak PKK, Kader Institusi Masyarakat Pedesaan terus melakukan upaya upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Wildan menjelaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam rangka Percepatan Penurunan stunting diwujudkan dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Bupati Pesawaran Nomor 195/IV.07/HK/2022 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting. Hal tersebut bertujuan agar pelaksanaan Percepatan Penurunan stunting dapat dilaksanakan secara holistik, integratif, tematik dan spasial, serta mengedapankan kualitas pelaksanaan melalui koordinasi, sinergi dan sinkronisasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, seluruh mitra kerja dan para pemangku kepentingan.

” Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pesawaran kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas perhatian dan bantuannya, Tentunya semua bantuan yang diberikan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan saya berharap Desa Cipadang dapat menjadi tempat belajar sekaligus motivasi desa lain dalam pemberdayaan perempuan, pemenuhan hak anak, dan percepatan penurunan stunting”, katanya, menutup kata sambutan Bupati

Senada dengan Bupati Pesawaran, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Ny. Nanda Indira Dendi, S.E., M.M. menyampaikan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Pesawaran terus mengalami penurunan secara signifikan mulai tahun 2017 sampai dengan tahun 2022. berdasarkan Pemantauan Status Gizi pada Tahun 2017 Prevalensi stunting sebesar 35,20% dan berdasarkan SSGI dan EPPGBM, angka prevalensi stunting Kabupaten Pesawaran Tahun 2022 yaitu 3,50%. Hal ini tidak terlepas dari berbagai upaya Kabupaten Pesawaran melalui bergai kegiatan, baik secara spesifik dan sensitif diantaranya adalah Pemantauan dan Pendampingan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita, Pembinaan dan Pemeriksaan Kualitas Air Minum, Kampanye 5 Pilar STBM, Rembuk Stunting di Rumah Desa Sehat, Pembinaan 1000 HPK, Pembinaan Ketahanan Keluarga, Pembinaan Calon Pengantin, dan masih banyak kegiatan kegiatan lainnya yang telah dilakukan.

“Saya yakin, program percepatan penurunan stunting ini akan berjalan dengan baik melalui peran serta masyarakat dan berbagai pihak”, katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal diwakili oleh Wakil Ketua I TP PKK Provinsi Lampung Mamiyani Fahrizal Darminto menyampaikan bahwa permasalahan stunting ini menjadi penting karena stunting akan berakibat pada menurunnya kualitas sumber daya manusia, stunting berpotensi menghambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan resiko serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi serta obesitas.

Saya berharap, melalui peran serta  Tim Penggerak PKK, BKKBN, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan pihak pihak terkait dalam integrasi program lintas sektor, permasalahan stunting ini pasti dapat diselesaikan”, katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, dalam hal ini diwakili oleh Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk, Sri Rejeki WH, Pejabat Struktural di lingkup Provinsi Lampung, Jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran, Pejabat Struktural di Lingkup Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Camat beserta Muspika Kecamatan Gedong Tataan, Kepala Desa Cipadang dan pihak pihak terkait.